Luncurkan Gerakan Bang Jasri, Kapolda Metro: Jadikan Kebersihan sebagai Budaya
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin langsung kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama Satgas ASRI ‘Bang Jasri’ (Bhayangkara Jakarta ASRI) di kawasan bawah Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk komitmen menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata.
Sebanyak 650 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur pemerintah daerah, suku dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan media, influencer, serta personel Polri. Personel tampak membersihkan sampah dan merapikan area bawah tol yang sebelumnya terlihat kurang tertata.
Kapolda mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, gerakan bersih lingkungan harus menjadi budaya dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Ini bukan kegiatan simbolis. Kita ingin membangun budaya bersih yang dimulai dari lingkungan terdekat. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga nyaman,” ujarya di lokasi.
Program ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya kerja bakti dan membangun budaya kebersihan. Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menekankan bahwa gerakan ASRI harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar slogan.
Irjen Pol Asep menegaskan kegiatan ‘Bang Jasri’ akan dilaksanakan secara rutin dan menyasar berbagai lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia berharap setelah dibersihkan, seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kebersihan agar Jakarta semakin asri dan nyaman.
Gerakan “Bang Jasri” Digelar, Kapolda Metro Jaya Ajak Warga Jadikan Bersih Lingkungan sebagai Budaya
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin langsung kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama Satgas ASRI ‘Bang Jasri’ (Bhayangkara Jakarta ASRI) di kawasan bawah Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk komitmen menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata.
Sebanyak 650 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur pemerintah daerah, suku dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan media, influencer, serta personel Polri. Personel tampak membersihkan sampah dan merapikan area bawah tol yang sebelumnya terlihat kurang tertata.
Kapolda mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, gerakan bersih lingkungan harus menjadi budaya dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Ini bukan kegiatan simbolis. Kita ingin membangun budaya bersih yang dimulai dari lingkungan terdekat. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga nyaman,” ujarya di lokasi.
Program ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya kerja bakti dan membangun budaya kebersihan. Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menekankan bahwa gerakan ASRI harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar slogan.
Irjen Pol Asep menegaskan kegiatan ‘Bang Jasri’ akan dilaksanakan secara rutin dan menyasar berbagai lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia berharap setelah dibersihkan, seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kebersihan agar Jakarta semakin asri dan nyaman.
Irjen Pol. Johhny Eddison Isir Resmi Jabat Kapolda Papua Barat, Begini Kata Master SEO Polri
SURABAYA – liputanterkini.co.id | Resmi menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat, Jhonny Edison Isir resmi menyandang pangkat bintang 2 di pundaknya.
Jhonny, yang sebelumnya berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen), kini resmi menjadi menjadi Inspektur Jenderal (Irjen).
Sebagai informasi, upacara kenaikan pangkat dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Ruang Rapat Utama (Rupattama) Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), siang ini.
“Polri menggelar korps rapor, yang dipimpin Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo – red), siang ini di Rupattama,” ujar Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan.
Ditempat terpisah, Mohammad Amin, SH., S. Kom., M. Kom master SEO Polri yang merupakan sahabat lama Jhonny Edison Isir memberikan apresiasi atas pangkat dan jabatan terbaru sahabatnya.
Jakarta – Delegasi Kedutaan Besar Prancis dan Tim Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Pejaten. Delegasi Prancis menyampaikan apresiasi terhadap penyediaan gizi anak yang dilakukan oleh dapur MBG Polri tersebut.
Berdasarkan keterangan yang diterima, Kamis (18/12/2025), keterlibatan aktif dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. SPPG Polri terus berupaya menjamin keamanan pangan yang didukung langsung oleh Dokkes Polri sebelum makanan didistribusikan kepada para penerima manfaat.
Pengelolaan SPPG tersebut mendapat perhatian khusus saat Delegasi Kedutaan Besar Prancis dan Tim Tenaga Ahli BGN ke SPPG Polri Pejaten. Kunjungan yang dilakukan hari ini menjadi pengakuan atas peran Polri dalam memastikan MBG berjalan tidak hanya cepat dan masif, tetapi juga aman, higienis, dan berstandar tinggi.
Director General for Global Affairs Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis, Mrs. Salina Grenet-Catalano, menyampaikan apresiasi atas pendekatan Indonesia, termasuk Polri, dalam menjalankan program pangan sekolah berskala besar.
“Memberikan makanan yang baik dan bergizi setiap hari bagi anak-anak sangat penting bagi perkembangan otak dan kapasitas intelektual mereka. Program ini merupakan investasi besar bagi pembangunan ekonomi dan masa depan bangsa,” ujar Mrs. Salina.
Delegasi Prancis juga menyoroti pentingnya keterlibatan produsen lokal dan rantai pasok pendek yang telah diterapkan pada dapur MBG Polri.
“Program makanan sekolah harus berbasis produk lokal dengan rantai pasok yang pendek. Hal ini menjamin kualitas dan kesegaran pangan, sekaligus mendorong pengembangan ekonomi lokal,” tambahnya.
Delegasi Prancis kunjungi SPPG Polri Pejaten (Foto: dok. Istimewa)
Dalam kunjungan tersebut, delegasi meninjau langsung proses pengolahan makanan di dapur SPPG Polri, termasuk pemeriksaan keamanan pangan (food safety check) yang dilakukan Dokkes Polri sebelum makanan dikirim kepada penerima manfaat. Sistem ini memastikan setiap menu yang disajikan telah melalui pengawasan kesehatan dan gizi secara ketat.
Kasatgas MBG Polri, Irjen Pol. Nurworo Danang menegaskan bahwa Polri mengoptimalkan kekuatan organisasinya untuk mempercepat jangkauan MBG ke seluruh wilayah Indonesia.
“Polri memanfaatkan keberadaan 508 Polres yang tersebar di seluruh Indonesia untuk percepatan pembangunan SPPG. Kami mendorong setiap Polres bersama masyarakat minimal membangun satu SPPG agar pelayanan MBG dapat menjangkau seluruh penerima manfaat secara cepat dan merata,” tegas Irjen Pol. Nurworo Danang.
Ia menjelaskan, dalam mengelola dapur SPPG, Mabes Polri telah membentuk Gugus Tugas MBG secara berjenjang di tingkat Mabes Polri, Polda, hingga Polres.
“Gugus tugas ini memastikan seluruh dapur SPPG Polri dibangun dan dikelola sesuai standar kualitas yang ditetapkan pemerintah. Kami menyusun buku panduan pengelolaan MBG Polri, menetapkan SOP tata kelola dapur yang ketat, melakukan pemeriksaan keamanan pangan sebelum distribusi, serta membentuk tim quality control dari tingkat pusat hingga Polres,” jelasnya.
Selain menjamin kualitas dan keamanan pangan, Polri juga mengintegrasikan aspek budaya dan kearifan lokal dalam pelaksanaan MBG.
“Melalui buku menu Nusantara dari SPPG Polri, kami berupaya mengenalkan bahan pangan pokok sekaligus melestarikan menu lokal dari berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari pendidikan gizi dan budaya bagi anak-anak,” tambahnya.
Delegasi Prancis kunjungi SPPG Polri Pejaten (Foto: dok. Istimewa)
Delegasi Prancis menilai skala dan tata kelola MBG Indonesia, termasuk peran Polri di dalamnya, sebagai salah satu yang paling ambisius di dunia. Prancis menyatakan kesiapan untuk terus mendukung Indonesia melalui kerja sama dengan World Food Programme (WFP) serta penugasan ahli di Bappenas guna memperkuat koordinasi dan keberlanjutan program.
Melalui MBG, Polri menegaskan bahwa pengabdian Bhayangkara tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengawal kualitas generasi masa depan bangsa, sejalan dengan visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Kapolri Pimpin Apel Banser, Ribuan Personel Disiagakan Amankan Natal dan Tahun Baru
Cirebon – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Apel Kebangsaan Banser untuk Pengamanan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Kemanusiaan Riyanto Award 2025, Selasa (23/12/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Masjid Syarif Abdurachman, Cirebon, Jawa Barat.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri hadir didampingi jajaran pejabat utama Mabes Polri, yakni Kabaintelkam Polri Komjen Pol Yuda Gustawan, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, serta Kadivhumas Polri Inspektur Jenderal Polisi Sandi Nugroho.
Apel Kebangsaan Banser ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pimpinan organisasi keagamaan. Turut hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor H. Addin Jauharudin, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Mustofa Said Aqil Siradj, Sekretaris Jenderal PP GP Ansor H. Rifqi Al Mubarok, serta Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser Muhammad Syafiq Syauqi. Selain itu, hadir pula Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., serta Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han.
Apel Kebangsaan ini menjadi simbol kesiapsiagaan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam mendukung pengamanan perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru.
Sebanyak 11.135 personel Banser dari Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah dikerahkan dan siap bersinergi dengan Polri, TNI, serta unsur terkait lainnya guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa Apel Kebangsaan Banser bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis yang mencerminkan komitmen kebangsaan. “Apel Kebangsaan Banser ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum penting yang menunjukkan komitmen Banser untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kapolri.
Kapolri juga menekankan peran strategis Banser dalam pengamanan momentum akhir tahun. Menurutnya, keterlibatan Banser merupakan bagian penting dari upaya bersama menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. “Banser memiliki peran strategis dalam berbagai elemen penting, salah satunya dalam pelaksanaan operasi pelayanan kemanusiaan serta pengamanan Natal dan Tahun Baru,” ujar Kapolri.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memberikan apresiasi atas semangat dan ketangguhan kader Banser yang tetap solid mengikuti apel. “Saya yakin rekan-rekan Banser, semakin siang justru semakin kuat, semakin solid, dan semakin gagah dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolri melakukan penyematan rompi Banser Lalu Lintas (Balantas) secara simbolis, sekaligus menyerahkan Anugerah Keberagaman dan Kemanusiaan “Riyanto Award” 2025 kepada para penerima sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan, kerukunan, dan kebangsaan.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri, Banser, TNI, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, damai, dan kondusif, sekaligus memperkokoh komitmen kebangsaan dan toleransi di tengah keberagaman Indonesia.
Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Asrama Polisi Pondok Karya
Personel Sie Pammat Subdit Gasum Direktorat Samapta Polda Metro Jaya melaksanakan evakuasi warga yang terdampak banjir di Asrama Polisi Pondok Karya, Senin (12/1/2026) pagi.
Kegiatan evakuasi dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan melibatkan 20 personel yang disiagakan. Sebanyak 10 personel melakukan monitoring kewilayahan di bawah pimpinan AKP Widodo, sementara 10 personel lainnya bersiaga di mako guna mendukung kelancaran operasi.
Dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan tersebut, personel Samapta dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana pendukung, antara lain satu unit rantis rescue, satu unit rantis D-Max, satu perahu LCR, dua kano, tali karmantel, dua unit chainsaw, helm rescue, pelampung, lampu portable, serta ring buoy.
Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami mengerahkan personel dan perlengkapan untuk memastikan warga yang terdampak banjir dapat dievakuasi dengan aman. Ketinggian air di lokasi berkisar antara 20 hingga 70 sentimeter dan saat ini masih mengalami kenaikan. Oleh karena itu, anggota kami tetap siaga di lokasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun cuaca terpantau hujan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan terkendali berkat kesiapsiagaan personel di lapangan.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat kepolisian apabila membutuhkan bantuan cepat.
“Kami mengimbau masyarakat yang terdampak banjir atau mengalami kondisi darurat untuk segera menghubungi layanan darurat 110. Petugas kami siap merespons dan memberikan bantuan secepatnya,” jelasnya.
Polda Metro Jaya memastikan akan terus memantau perkembangan situasi banjir dan meningkatkan kesiapsiagaan personel guna menjamin keselamatan serta keamanan masyarakat.
Hadiri Pelepasan 22 Kontainer Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Sumatra, Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Polri
Medan – Polri mengirimkan 22 kontainer bantuan kemanusiaan Polri untuk masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat. Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polri atas kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana.
Hal itu disampaikan Titiek saat menghadiri pelepasan 22 kontainer bantuan kemanusiaan Polri di Mapolda Sumatera Utara, Sabtu (14/2/2026). Hadir dalam agenda ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, hingga Astamaops Kapolri Komjen Fadil Imran, serta sejumlah Kapolda dari wilayah Sumatera.
Dalam sambutannya, Titiek Soeharto memuji langkah cepat Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilai sangat peka dan konsisten hadir di tengah kesulitan masyarakat.
“Senang sekali hari ini saya bisa hadir di Polda Sumatera Utara memenuhi undangan Pak Kapolri untuk bersama-sama melepas bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana ke beberapa daerah di Sumatera ini. Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polri yang selalu peduli dan memperhatikan kebutuhan masyarakat,” ujar Titiek di lokasi.
Baca juga:
Waka Komisi IV DPR Minta KKP Beri Bantuan ke Nelayan, Singgung Pendapatan VMS
ADVERTISEMENT
Selain bantuan logistik, Titiek juga menyoroti langkah Polri dalam memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana. Ia sempat menyaksikan langsung pengecekan pembangunan dua Jembatan Bailey di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang dilakukan secara virtual bersama Kapolri.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan solusi konkret untuk menyambung kembali urat nadi transportasi daerah yang sempat terisolasi total.
“Kami juga tadi menyaksikan peresmian jembatan Bailey di Sumatera Barat. Itu juga kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Polri yang sudah membangun jembatan ini, sehingga daerah yang terputus bisa tersambung lagi,” tuturnya.
Titiek berharap dengan pulihnya akses jembatan tersebut, roda perekonomian warga setempat bisa kembali bergairah.
“Tentunya diharapkan perekonomian akan berkembang lagi di daerah itu. Sekali lagi terima kasih dan apresiasi untuk Kepolisian Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Sigit sebagai Kapolri,” imbuhnya.
Dampingi Kapolri Lepas Bantuan
Dalam kegiatan tersebut, Titiek Soeharto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara simbolis melepas 22 kontainer bantuan logistik. Bantuan masif ini akan dikirimkan ke wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk meringankan beban para korban bencana.
Bantuan Kemanusiaan Polri ini merupakan bantuan lanjutan untuk meringankan beban warga di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan yang dikirimkan mencakup kebutuhan pokok hingga peralatan medis.
Nantinya, 22 kontainer bantuan ini dikirim menggunakan truk-truk kecil menuju lokasi yang terdampak bencana agar lebih efisien.
“Bantuan ini akan segera didistribusikan ke wilayah terdampak bencana di Aceh,
Sumut, dan Sumbar, sebagai wujud komitmen Polri untuk selalu hadir menjadi representasi negara bagi masyarakat,” kata Kapolri.
“Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan ‘Polri untuk Masyarakat’ yang senantiasa mengedepankan aksi nyata dan memperkuat sinergi lintas sektor, sehingga diharapkan dapat benar-benar membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak,” sambungnya.
Jenderal Sigit menambahkan, Polri akan terus bekerja dan berkolaborasi dengan seluruh elemen bangsa untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat, tepat, dan menyeluruh.
Berdasarkan data manifes, bantuan yang dikirim tersebut berisi bahan pangan mulai dari beras, mie instan, minyak goreng, dan air mineral. Ada juga kebutuhan anak dan sanitasi seperti susu anak, popok bayi, pembalut wanita, hingga perlengkapan mandi.
Ada juga pakaian dan perlengkapan ibadah seperti selimut, sarung, mukena, sajadah, serta berbagai jenis pakaian dewasa dan anak-anak. Termasuk pula bantuan kesehatan yang terdiri dari berbagai jenis obat-obatan seperti parasetamol, vitamin, masker, hingga salep kesehatan.
Momen Presiden Prabowo Hadiri Peresmian SPPG Polri di Palmerah Jakbar
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri peresmian dan groundbreaking SPPG Polri serta peresmian Gudang Ketahanan Pangan di SPPG Palmerah Polres Jakarta Barat. Prabowo didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Pantauan detikcom di lokasi, Prabowo tiba pukul 09.03 WIB, Jumat (13/2/2026), dengan didampingi Jenderal Sigit. Prabowo dijadwalkan akan meresmikan sejumlah 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Begitu tiba, Prabowo langsung melihat sejumlah alat yang dipakai di SPPG Polri. Prabowo terlihat simak mendengarkan penjelasan dari anggota Polri.
Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih hadir, antara lain Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko PMK Pratikno, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala BGN Dadan Hindayana. Hadir pula Wagub DKI Jakarta Rano Karno
Untuk diketahui, tujuan utama program SPPG Polri adalah meningkatkan status gizi anak-anak, mencegah kekurangan gizi, dan meningkatkan kualitas hidup, sekaligus mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.
SPPG ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang tercantum dalam program Asta Cita. Program ini sebagai kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan beroperasinya SPPG Polri, layanan pemenuhan gizi diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Momen Presiden Prabowo Hadiri Peresmian SPPG Polri di Palmerah Jakbar
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri peresmian dan groundbreaking SPPG Polri serta peresmian Gudang Ketahanan Pangan di SPPG Palmerah Polres Jakarta Barat. Prabowo didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Pantauan detikcom di lokasi, Prabowo tiba pukul 09.03 WIB, Jumat (13/2/2026), dengan didampingi Jenderal Sigit. Prabowo dijadwalkan akan meresmikan sejumlah 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Begitu tiba, Prabowo langsung melihat sejumlah alat yang dipakai di SPPG Polri. Prabowo terlihat simak mendengarkan penjelasan dari anggota Polri.
Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih hadir, antara lain Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko PMK Pratikno, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala BGN Dadan Hindayana. Hadir pula Wagub DKI Jakarta Rano Karno
Untuk diketahui, tujuan utama program SPPG Polri adalah meningkatkan status gizi anak-anak, mencegah kekurangan gizi, dan meningkatkan kualitas hidup, sekaligus mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.
SPPG ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang tercantum dalam program Asta Cita. Program ini sebagai kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan beroperasinya SPPG Polri, layanan pemenuhan gizi diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Prabowo Hadiri Peresmian SPPG Polri di Palmerah Jakbar
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri peresmian dan groundbreaking SPPG Polri serta peresmian Gudang Ketahanan Pangan di SPPG Palmerah Polres Jakarta Barat. Prabowo didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Pantauan detikcom di lokasi, Prabowo tiba pukul 09.03 WIB, Jumat (13/2/2026), dengan didampingi Jenderal Sigit. Prabowo dijadwalkan akan meresmikan sejumlah 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Begitu tiba, Prabowo langsung melihat sejumlah alat yang dipakai di SPPG Polri. Prabowo terlihat simak mendengarkan penjelasan dari anggota Polri.
Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih hadir, antara lain Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko PMK Pratikno, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala BGN Dadan Hindayana. Hadir pula Wagub DKI Jakarta Rano Karno
Untuk diketahui, tujuan utama program SPPG Polri adalah meningkatkan status gizi anak-anak, mencegah kekurangan gizi, dan meningkatkan kualitas hidup, sekaligus mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.
SPPG ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang tercantum dalam program Asta Cita. Program ini sebagai kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan beroperasinya SPPG Polri, layanan pemenuhan gizi diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.